Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan
Gunung Sindur
Select Language
Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

Jurnal dan E-Book

Proquest

Science Direct

Cengage Learning

IG Library

Link

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan

BBPMSOH Gumung Sindur

Award

The Winner in the Category of OSS Indonesia ICT Award 2009

Validated

Valid XHTML 1.0 Transitional
Valid CSS

Title Pengkajian Mutu Vaksin Avian Influenza (AI) Sub Tipe H5N1 di Tujuh Provinsi di Indonesia Tahun 2019
Edition Vol. 29 tahun 2020
Call Number
ISBN/ISSN 0852-9612
Author(s) Ketut Karuni Nyanakumari Natih - Personal Name
Nur Khusni Hidayanto - Personal Name
Dina Kartini - Personal Name
Dewi Astuti - Personal Name
Subject(s) Methods
PCR
Vaccines
Avian Influenza Virus
zOONOSES
Quality Control
Serology
Classification Veterinary Medicine
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan
Publishing Year 2020
Publishing Place Bogor
Collation p. 70-79
Abstract/Notes Salah satu program pengendalian dan pemberantasan penyakitAvian Influenza (AI) adalah dengan vaksinasi. Pengkajian mutu vaksin AI ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang mutu vaksin AI yang telah memiliki nomor registerasi di Indonesia, memperoleh data kemurnian dan potensi vaksin AI di tujuh (7) provinsi di Indonesia yang meliputi Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Sampel yang diperoleh adalah vaksin AI subtipe H5N1 inaktif sebanyak 7 (tujuh) sampel. Terhadap sampel vaksin dilakukan uji mutu vaksin meliputi rangkaian uji identifikasi dengan metode Polymerase Chain Reaction konvensional, uji inaktivasi dan uji potensi secara serologi. Pengujian mutu vaksin AI H5N1 inaktif menunjukkan hasil memenuhi syarat (MS) untuk sampel yang diambil dari 5 (lima) provinsi yaitu: Sumatera Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Sedangkan sampel vaksin yang berasal dari Sumatera Selatan dan Jawa Barat menunjukkan hasil tidak memenuhi syarat (TMS).
Specific Detail Info Diterbitkan di Buletin Pengujian Mutu Obat Hewan
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous